Paket Shering Tour Dari Ubud

Kami menyediakan paket shering tour penjemputan ubud untuk mengunjungi berbagia objek wisata di bali

Paket Mendaki Gunung Batur

Kami menyedeakan paket wisata mendaki gunung batur lengkap dengan tansportasi penjemputan, asuransi, breakfast dan Guide untuk kenyamanan anda dalam pendakian

Paket Mendaki Gunung Agung

Kami menyedeakan paket wisata mendaki gunung agung lengkap dengan tansportasi penjemputan, breakfast dan Guide untuk kenyamanan anda dalam pendakian

Paket Liburan ke Nusa Lembongan

Kami menyediakan paket liburan ke nusa lembongan lengkap dengan akomodasi, transportasi, snorkling, mangrouve tour dan tiket boat beserta asuransi dalam penyebrangan boat menuju nusa lembongan

Paket Liburan ke Nusa Penida

Kami menyediakan paket liburan ke nusa penida lengkap dengan akomodasi, transportasi, dan tiket boat dalam penyebrangan boat menuju nusa penida

Senin, 13 Mei 2019

Tips Mendaki Gunung Batur Untuk Pemula

Selain pantai dan Pura, di Bali juga terdapat wisata alamnya yaitu seperti air terjun dan gunung. Salah satunya adalah Gunung Batur. Gunung Batur terletak di daerah kintamani, merupakan gunung berapi yang masih aktif di Bali. Gunung Batur terakhir meletus pada tahun 2004 dan letusan paling dahsyat terjadi pada tahun 1926 yang sempat mengubur Desa Batur dan Pura Ulun Danu dengan lavanya.  Desa Batur dan Pura Ulun Danu Batur dibangun kembali di bagian selatan kintamani, Pura Ulun Danu hingga kini sangat terkenal di Bali, Pura ini dipersembahkan kepada "Dewi Danu" merupakan Dewi yang dipercayai umat hindu sebagai penguasa air. Disamping letusannya yang mengerikan, tersimpan berbagai keindahan yang terdapat di Gunung Batur. 

Desa Kintamani merupakan salah satu kawasan wisata favorit bagi pecinta alam, dengan pemandangan yang indah dan udara yang sejuk menjadi daya tarik tersendiri.  



Starting point pendakian atau basecamp Gunung Batur berada di Desa Toya Bungkah. Untuk Para pendaki pemula sangat disarankan untuk menggunakan Guide dalam pendakian.  Himpunan Pramuwisata Pendakian Gunung Batur (HP2GB) sangat menyarankan untuk setiap turis yang mendaki Gunung Batur agar menggunakan jasa pemandu. Selain kita tidak akan tersesat, kita juga bisa terhindar dari hal - hal yang tidak diinginkan dan menjadi lebih aman.  

Rute Menuju Starting Point Gunung Batur 
Dari, kuta, sanur, nusa dua dan ubud kamu bisa langsung menuju ke Kintamani Bangli. Tepatnya ke desa Penelokan (kintamani) cari jalan turun ke Danau Batur. Terus ikuti jalan turun tersebut sampai ada pertigaan, dari situ belok kiri. Setelah melewati jalan yang dikelilingi batu lava kering akibat letusan Gunung Batur yang cukup panjang, maka kamu akan sampai di Desa Toya Bungkah.
Jika kamu belum pernah kesana dan tidak tau rutenya disarankan untuk memakai jasa transportasi atau menggunakan supir untuk mengantar jemput dari hotel tempat kamu menginap ke lokasi starting point pendakian Gunung Batur.  Untuk estimasi waktu pendakian kira kira 1,5 jam hingga 2 jam tergantung kecepatan kamu saat mendaki.



Tips Mendaki Gunung Batur Kintamani Bagi Pemula

  1. Jangan merusak alam dengan membuang sampah sembarangan dan jangan mencoret - coret apapun yang kamu lewati. 
  2. Sangant disarankan untuk berolahraga rutin seminggu sebelum mendaki untuk melatih fisik biar lebih bagus. Walaupun Gunung Batur tidak terlalu tinggi, namun rutenya cukup menantang bagi pendaki pemula, untuk mencegah keram jadi sangat disarankan untuk olahraga terlebih dahulu.
  3. Bawalah bekal roti dan air atau telur rebus untuk persediaan makanan, walaupun ada juga yang berjualan diatas namun harganya lebih mahal. 
  4.  Perhitungkan waktu pendakian jika memang tidak membawa tenda, jangan sampai kamu sampai puncak beberapa jam sebelum matahari terbit, selain terlalu lama menunggu mata hari terbit kita juga bisa menggigil kedinginan dipuncak.
  5. Bawalah barang secukupnya, karena Gunung Batur tidak terlalu tinggi jangan sampai memberatkan diri sendiri ketika mendaki, dan tentunya gunakan sepatu atau sandal gunung agar tidak mudah terpeleset pada saat pendakian. 
  6. Jangan lupa bawa kamera untuk dokumentasi.
  7. Gunakan  jasa pemandu jika kamu belum pernah mendaki di Gunung Batur Untuk menjaga keselamatan.
Bagu kamu yang masih pemula dan ingin mendaki Gunung Batur kami juga menyediakan paketnya, termasuk penjemputan, break fast, asuransi dan juga Guide. untuk lebih jelasnya bisa di lihat di link berikut Paket mendaki Gunung Batur Domestik  

Kamis, 25 April 2019

Pengalaman Seru Rafting di Sungai Ayung Bali

Bali memiliki banyak objek wisata dan seni budaya selain itu di bali juga banyak terdapat kegitan petualangan yang bisa di lakukan salah satunya yaitu rafting di sungai ayung. Sungai ayung merupakan sungai terbesar yang ada di pulau Bali. Wisata adventure seperti ini sangat cocok bagi pecinta petualang yang seru dan menegangkan. Untuk lavel arung jeram di sungai ayung cukup aman medan tidak terlalu sulit jadi sangat aman untuk pemula. Selain itu rafting di sungai ayung juga cocok untuk anak - anak dengan usia minimal 7 tahun. Dengan pemandangan indah nan alami di sepanjang sungai akan menambah kegembiraan liburan anda apalagi bersama keluarga dan orang - orang tercinta. 


Kegiatan rafting sungai ayung dimulai dari pagi sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Untuk rafting ada 2 sesi jadi pagi itu jam 9 pagi siang sekitar jam 1 siang. Untuk rafting nanti kita di pick up dari parkiran menuju starting point dan sebelumnya sudah disediakan helm dan jaket pelampung untuk kita pakai, untuk menuju starting point di sungai ayung kita harus menuruni anak tangga terlebih dahulu sekitar 500 meter. Setelah sampai di starting point sudah tersedia boat untuk rafting. Kapasitas Boat dapat menampung hingga 5 orang. Setiap boat ditemani seorang instruktur yang berpengalaman, sehingga takperlu merasa takut selama berarung jeram. 

Selama menelusuri arus sungai ayung, kita dapat melihat pemandangan alam yang indah tebing - tebing, hutan dan juga air terjun kecil - kecil yang terdapat sepanjang sungai ayung. 


Durasi rafting sekitar 2 jam dengan jarak tempuh sekitar 13 kilometer, selama rafting kita akan mengarungi derasnya arus sungai ayung dan juga beberapa batuan besar.  
Setelah sampai di tempat finis nanti kita akan di pick up lagi menuju tempat parkir dan dapat segera mandi dengan perlengkapan yang sudah disediakan dan dilanjutkan dengan makan siang dengan menu Indonesian food buffet menu jadi bisa makan sepuasnya.
Untuk harga paket rafting
Domestik : Rp. 250.000
Mancanegara : Rp. 350.000

Kalau ingin merasakan keseruan seperti ini anda bisa hubungi kami di email : enjoybalitravel@gmail.com  atau Tlpn/WA. 085792012309


CARA PEMESANAN RAFTING
Hubungi Kami via Whatsapp, Email, SMS atau Telpn untuk pengecekan ketersediaan.
Setelah mendapatkan konfirmasi ketersediaan, silahkan melakukan pembayaran DP (Tanda jadi 15% dari Harga). Sisanya bisa dibayarkan saat sudah tiba di lokasi Rafting.
Setelah melakukan pembayaran di Rekening Bank, silahkan kirim foto bukti pembayaran via WhatsApp.
Pemesanan minimal 2 hari sebelum rafting.

REKENING PEMBAYARAN
Rekening BRI  : 465801009578538
Rekening BCA : 6700304998
Nama : I Wayan Pandu Wibawa

Berikut adalah sekilas video Pengalaman seru rafting di sungai ayung :

Kamis, 14 Februari 2019

Pura Luhur Pucak Padang Dawa Tabanan Bali



                 
Pura Luhur Pucak Padang Dawa yang terletak di Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali. Letaknya sangat strategis diujung lembah hijau dan penuh hembusan angin mendesir. Seiring dengan  nama Padang Dawa secara etemologi gramatikal dapat diartikan antara lain : Padang berarti Galang, Cahaya, sinar, bawa, dan percikan .Dawa berarti panjang, dan luas. Sehingga Pucak Padang Dawa dapat didepinisikan sebagai berikut : Pucak yang letaknya ditengah-tengah Pulau Dewata ini  yang mempunyai pancaran sinar yang luas dan menjulang tinggi.
Mitologi Pura tersebut dapat dibaca pada Purananing Kanda Dewa Bangsul Sari Manik Pura Tuluk Biyu Kintamani Batur, di ataranya sebagai berikut : menjelang tahun Caka 11 bertepatan pada Hari Kamis Keliwon Wara merakih Tilem ke Dasa ( Rah 1 tenggek 1 ) terciptalah beberapa bukit pucak dan gunung di Benoa Bangsul ini oleh kekuatan kedua Putra Hyang Siwa Pasupati yakni Ida Hyang Dewi Danuh bersama Putran Jaya yang memutar serpihan  Pucak Manik Gunung Semeru diantaranya adalah Gunung Tohlangkir, Gunung Batukaru, Gunung Masehi Gunung Silangjana Bukit Sangkur, Pucak Pengelengan, Pucak Padang Dawa yang letaknya secara giografis tepat ditengah-tengah Pulau Bali ini. Setelah terwujudnya kekuatan-kekuatan magisnya kedua putra Sanghyang Pasupati tersebut pernah terjadi tragedi yang sangat memperihatinkan di Benoa ini tertimpa oleh wabah penyakit yang disebabkan oleh kekuatan magis dari Durga Kala Joti Srana. Sehingga pada saat itulah  Bhatara Gede Sakti yang bersetana di Pucak Padang Dawa merasa kasihan melihat benoa beserta penghuninya tersiksa durjana kemelaratan, akhirnya beliau berkenan menyelamatakan dengan kekuatan batin atau adnyananya dengan angarangsuk Buddha Berawa yang berwujud barong. Pada saat itu akhirnya Bhatara Gede Sakti bertemu dengan Hyang Welaka yang perawakannya hitam, rambutnya keriting berwarna merah, matanya besar dan melotot kemerahan, badanya besar dan tinggi dengan memakai senjata pedang dangastra. Hyang Wulaka tersebut menguwasai ilmu kediyatmikan, sakti dan mengusai segala jenis kesidimandian. Terhadap adanya kejadian tragis seperti itu maka para bala rencang Hyang Wulaka semuanya nyeruti Rupa berubah wujud menjadi bermacam-macam barong diantaranya barong rentet, barong landung, barong bangkal, barong landung, barong naga dan lainnya bersama Bhatara gede sakti ngawa Rat turun menyelamatkan bumi beserta isinya.
                Itulah sebabnya untuk di daerah Bali Tengahan pada umumnya pralingga-pralingga Bhatara Gede Sakti yang berupa barong datang ke Pura Pucak Padang Dawa untuk mendapatkan kekuatan magis serta kesidimandian  melalui memohon yasa kerti pasupati di Pura tersebut.

Oleh karena merupakan stana dari Bhatara Gede sakti Ngawa Rat sumber dari segala jenis taksu, dewanya taksun balyan, balyan konteng, balyan ketakson, balyang engeng, dan dewanya taksu dari segala jenis taksun kesenian, topeng, baris, serta sumber dari ilmu usadha untuk wilayah Bali, ( satungkebing hoyeng Bangsul ).

                Desa Pakraman di Bali jika tertimpa oleh wabah penyakit yang bersumber dari kekuatan magisnya Durga Kala Joti Srana maka melalui nedunang tapakan atau  pralingga - pralingga Bhatara Gede Sakti  di perempatan jalan, dengan menghaturkan laba serta upakara sesuai dengan kebiasaan Desa Pakraman  setempat. Sehingga wabah penyakit akan bersipat netral dan kembali kepada asalnya.

                Demikian diataranya bagian yang penting kesidiadnyananing Bhatara Gede Sakti beserta para bala dan rencanganya yang bersetana Di Pucak Padang Dawa.

                  Pujawali   :  

              Pujawali di Pura Luhur Pucak Padang Dawa diselenggarakan setiap hari Rabo, Keliwon, Pahang selalu didatangi oleh ribuan umat dan puluhan barong bahkan sampai 90 barong dari 128 Desa Pekraman sedangkan umat yang datang pedek tangkil ke Pura tersebut bukan hanya pada waktu Odalan namun setiap hari. Dengan menghaturkan sesajen di kelima pelinggih yang ada hususnya di Beji tempat pangelukatan sering didatangi oleh umat husunya pada setiap bulan Purnama dan tilem.

Rabu, 17 Oktober 2018

Objek Wisata Tirta Empul Tampaksiring

Objek wisata tirta empul terletak di desa manukaya, Tampaksiring Gianyar, Bali. Tirta empul tepat berada di sebelah kiri istana presidan yang di tampak siring. Tirta empul menjadi salahsatu target kunjungan wisata saat perjalanan tour di bali. Akses menuju objek wisata ini cukup mudah karena berada pada jalur wisata ubud - kintamani, sehingga tempat ini wajib untuk di kunjungi para wisatawan yang berlibur ke bali.
Tirta empul adalah sebuah tempat permandian suci dan di sakralkan oleh warga Hindu. Setiap perayaan hari suci Hindu selalu ramai di kunjungi oleh warga Bali untuk ber sembahyang dan melukat atau menyucikan diri. 
Banyak wisatawan yang mengunjungi tirta empul dan tidak jarang wisatawan ikut melakukan penglukatan, ingin merasakan kesegaran air di Tirta Empul, wisatawan bisa mandi dan menyegarkan diri di kolam tirta empul berikut memohon penglukatan atau penyucian diri.



Bagi warga non Hindu jika berkeinginan merasakan aura spiritual dari tirta empul, anda bisa melakukan penyucian diri dan harus memperhatikan syarat - syarat dan ketentuan dan anda akan merasakan sentuhan wisata rohani yang berbeda, suasana tempat ini  tenang dan damai, sebuah pura dihulu tempat permandian, digunakan warga sebagai tempat bersembahyang setelah selesai melakukan penglukatan atau penyucian diri. 



Selain sebagai tempat wisata, bagi warga Hindu Tirta Empul Tampaksiring ini adalah tempat sakral yang sangat disucikan. Setiap Hari Raya suci bagi warga Hindu tempat ini selalu ramai oleh masyarakat yang ingin melukat dan sembahyang. Tidak jarang antrean pada tempat pemandian ini sampai penuh dan rela untuk antre berlama-lama, kalau pada hari biasa  agak sepi, nah disinilah kesempatan wisatawan untuk merasakan segarnya mata air alami yang disucikan tersebut.
Areal permandian  akan selalu ramai pada saat-saat hari suci keagamaan Hindu, seperti saat bulan penuh atau Purnama, apalagi saat perayaan Banyupinaruh sehari setelah  Hari Saraswati, tempat ini dipastikan akan membludak dipenuhi warga Hindu.
Tirta Empul, mempunyai mithologi unik serta masih dipercaya oleh penduduk pulau ini bahkan sampai sekarang, cerita ini muncul dari kisah Raja Bali yang lalim bernama Maya Denawa, raja membuat rakyatnya resah dan sengsara, kejadian ini membuat Dewa Kahyangan prihatin, kemudian Dewa Kahyangan mengirim pasukannya, dipimpin oleh Dewa Indra.
Maya Denawa sendiri sangat sakti sehingga susah ditaklukkan, karena kesaktian juga kelicikan maya Denawa menciptakan sungai yang mengalir air beracun sehingga membuat pasukan Dewa keracunan, dengan kesaktiannya Dewa Indra menancapkan tongkatnya sehingga muncul air (sekarang bernama Tirta Empul) untuk memerciki banyak pasukan dewa Indra kena racun, sehingga sehat seperti sedia kala. Dan akhirnya Maya Denawa bisa dimusnahkan.
untuk menuju Tirta Empul - Tampaksiring, dari arah bandara butuh sekitar 70 menit berkendaraan, tentu pilihannya anda bisa mengendarai kendaraan sendiri ataupun memakai jasa sewa mobil di Bali dan selanjutnya melanjutkan perjalanan tour ke objek wisata Kintamani, Tegalalang dan Ubud. 
 Jika liburan kebali jangan lupa untuk mengunjungi objek wisata Tirta empul.

Minggu, 25 Maret 2018

Pura Tamba Waras Tempat Melukat Sakit Medis Non Medis

Kali ini saya akan sharing mengenai pengalaman saya melukat di Pura Tamba Waras tepatnya saya kesana bersama keluarga setelah hari raya Nyepi, tempat melukat di Pura Tamba Waras yang terletak di Desa Sengketan Kecataman Penebel Kabupaten Tabanan Bali ini sangat ramai dikunjungi oleh pemedek atau umat Hindu untuk melukat. Medan jalan yang cukup sempit membuat anda yang ingin berencana untuk melukat di Pura Tamba Waras untuk berhati-hati ketika berpapasan.


Tempat pelukatan Pura Tamba Waras memiliki 7 buah pancoran air atau yang disebut oleh pengempon pura yaitu Pancoran Sapta Gangga. Akhir-akhir ini tempat pelukatan Pura Tamba Waras makin ramai dikunjungi semenjak dibuka pada bulan November 2016 lalu. Hal ini saya buktikan sendiri ketika sampai di area parkir pura, kemudian saya menengok ke bawah benar aja antrian pelukat yang hampir mencapai 30 meter. 
Info yang saya dapatkan pelukatan Pura Tamba Waras sudah ramai dari pukul 7 pagi dan tepat pada siang hari pukul 1 siang sudah mulai sepi dan panas serta waktu untuk beristirahat bagi pengempon pelukatan pura tetapi ketika saya akan balik pukul 3 sore, mulai lagi banyak pemedek yang datang untuk melukat. 
Adapun beberapa hal yang perlu disiapkan untuk melakukan pelukatan di Pura Tamba Waras yaitu 2 buah pejati yang nanti dihaturkan di tempat pelukatan dan saat sembahyang di Pura Tamba Waras seusai melukat serta beberapa canang sari atau ceper untuk dihaturkan di beberapa pelinggih serta 7 pancoran air. Selain itu yang harus anda persiapkan yaitu klungah atau kelapa kuning dan bungkak atau kelapa hijau sebanyak 1 orang 1 buah. Kelapa ini bisa anda siapkan langsung dari rumah atau di sekitar jalan menuju area pura banyak penduduk yang menjual seharga 5 ribu, bahkan di area parkir pura juga ada yang menjual hanya saja area parkir yang letaknya di bagian barat mungkin anda harus memutar menuju area parkir tersebut dari area parkir yang umum.  

Sesampai di area parkir, anda harus berjalan turun untuk menuju tempat pelukatan tenang saja karena hanya perlu turun sedikit. Selanjutnya anda dapat mempersiapkan pejati dan beberapa canang untuk dihaturkan pada tempat melukat serta serahkan klungah atau kelapa kuning kepada pengempon tempat melukat. Di sebelah timur pelinggih melukat, disini biasanya pemedek yang akan melukat harus melakukan persembahyangan terlebih dahulu untuk mepekeling akan melakukan pelukatan. Seusai sembahyang anda pun dapat melanjutkan untuk antri giliran menuju pancoran air dengan syarat melepas alas kaki atau sendal, anda boleh melepas baju atau memakainya. Saat itu saya hampir satu jam menunggu antri untuk giliran melukat di pancoran.


Saat pemedek melakukan pengelukatan akan didampingin oleh beberapa pemangku atau pengempon tempat pengelukatan. Adapun beberapa hal yang disarankan oleh pengempon yaitu saat melukat di bawah pancoran basuhlah muka dan kepala dengan mencakup air dengan tangan jangan langsung mengguyur kepala anda dengan air. Langkah yang dilakukan yaitu pertama berkumur sebanyak 3 kali kemudian tunas atau minum sebanyak 3 kali dan terakhir basuh muka dan kepala sebanyak 3 kali. Setelah melewati pancoran, anda akan dibersihkan kembali oleh pemangku dengan nunas tirta kemudian diguyur dengan air klungah tadi. Selanjutnya anda berjalan menuju mangku yang beryoga di bagian sebelah pelinggih atau diatas tempat anda sembahyang pertama untuk meminta atau nunas tirta terakhir.
Menurut beberapa informasi dari pemedek, jika pemedek yang mengalami sakit non medis akan merasa mual saat melakukan pengelukatan. Benar saja ketika saya akan pulang terdapat salah satu pemedek yang kerauhan atau kerasukan  dan berteriak , menurut pemedek lain hal itu wajar karena makhluk gaib yang bersemayam pada diri pemedek tersebut menolak untuk dilukat. Pelukatan Pancoran Sapta Gangga Pura Tamba Waras ini memang dikenal bukan untuk membersihkan diri seperti di Pura Tirta Empul tetapi melukat untuk menghilangkan sakit baik medis dan terutama gangguan sakit non medis.
Seusai melukat anda dapat langsung mengganti pakaian anda, tenang saja karena sudah terdapat beberapa tempat ganti pakaian di dekat tempat melukat atau kamar mandi di area parkiran. Setelah itu anda langsung dapat menuju area madya Pura Luhur Tamba Waras untuk melakukan persembahyangan. Selain pejati yang dihaturkan, disini juga anda menghaturkan bungkak atau kelapa hijau tadi dengan membuka terlebih dahulu tempurung kelapa dan meletakkannya pada sebuah sokasi atau wadah pejati. Tenang saja karena di bagian belakang pura sudah disediakan parang untuk tempat membuka tempurung kelapa atau anda bisa langsung mempersiapkannya membuka di rumah.

Setelah mengahturkan pejati dan kelapa bungkak, pemangku akan memulai upacara persembahyang. Seusai sembahyang anda dapat melungsur atau nyurud kelapa bungkak tadi dan meminumnya di area jaban pura atau luar pura. Kelapa bungkak ini akan dapat menjadi media untuk mengobati anda bagi yang menderita sakit medis dan non medis. Kelapa bungkak tersebut akan diberi sedikit minyak oleh pengempon pura yang dicampur ke dalam air kelapa, usahakan untuk diminum sampai habis.
Itulah pengalaman saya saat melakukan melukat di Pura Tamba Waras, sekian yang dapat saya share dan semoga bermanfaat.

Rabu, 14 Februari 2018

Objek Wisata Garuda Wisnu Kencana Bali (GWK)

Garuda Wisnu Kencana atau yang di singkat dengan GWK adalah salah satu objek wisata yang terkenal di Pulau Bali. Objek wisata GWK hampir setiap hari ramai di kunjungi wisatawan domestik dan mancanegara. Adapun GWK adalah sebuah taman budaya yang memiliki luas 240 hektar, yang di dalamnya terdapat pertunjukan budaya Bali dan icon patung Garuda Wisnu Kencana yang memiliki ukuran lumayan besar seperti patung liberty. Alamat dari GWK berada di Jalan Raya Uluwatu, Desa Unggasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Jika dari bandara membutuhkan waktu 15 - 20menit jika tidak macet. 
adapun daya tarik utama dari objek wisata GWK ini adalah patung Garuda Wisnunya. Dibangun dan di ukir oleh pembuat patung terkenal bernama I Nyoman Nuarta.  
Dan berikut adalah potongan badan dari patung Dewa Wisnu dan potongan dari patung garudanya.



Patung Garuda Wisnu memiliki rencana awal akan dibangun dengan tinggi 126 meter dan lebar 60 meter dan saat ini masih dalam proses pengerjaan.


Semoga saja bisa cepat rampung biar GWK menjadi salah satu Icon wisata Bali dengan suatu karya seni patung terbesar dan karya yang paling menakjubkan.
Selain itu GWK juga menyediakan kendaraan yang unik untuk mengankut para wisatawan yang ingin melihat patung GWK yang sudah di rakit dari jarak dekat. Berikut adalah kendaraan yang di gunakan untuk mengangkut para wisatawan.
Selain patung Garuda Wisnu, di GWK para pengunjung juga bisa menikmati acara hiburan seperti pertunjukan tari - tarian Bali.


Tempat wisata GWK dibuka dari jam 08:00 - 22:00. untuk dapat memasuki kawasan objek wisata GWK, setiap pengunjung akan di kenakan biaya tiket masuk. Selain itu ada perbedaan antara tiket masuk antara WNI dan WNA.

Selasa, 14 November 2017

Objek Wisata Pemandangan Sawah Jatiluwih Tabanan Bali



Desa Jatiluwih Tabanan Bali, terletak di daerah penebel, kabupaten Tabanan, Bali. Berada pada ketinggian 700 meter diatas permukaan laut, merupakan daerah yang berdekatan dengan Gunung Batu Karu. Sebagian besar daerahnya merupakan kawasan persawahan yang ditata berundak, luasnya sekitar 636 hektar sawah berbentuk terasering, jadi daerah ini menjadi kawasan terbesar untuk pemandangan sawah terasering di Bali, dan sistem pengairan yang di gunakan adalah pengairan Subak. Yaitu sistem irigasi tradisional Bali yang berbasis masyarakat. 
Selain pemandangan sawah berteras, anda juga dapat menikmati pemandangan sungai, pura, dan rumah - rumah penduduk yang masih sederhana. Suasana pedesaan benar - benar alami dan damai.
Asal nama Desa Jatiluwih terdiri dari kata "Jati" dan "Luwih" yang berarti benar - benar indah,
Hampir setiap hari Desa Jatiluwih Penebel Tabanan ramai di kunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan suasana alam pedesaan dengan ciri khas terasering, Benar - benar indah dan menarik.

Kamis, 18 Mei 2017

Snorkeling di Pulau Menjangan Bali

Salah satu yang aktivitas  cukup menarik beriwsata ke bali adalah wisata Snorkeling. Snorkeling adalah salah satu jenis wahana yang bisa dinikmati di laut. Snorkeling ini biasanya dilakukan dengan cara menyelam sampai dasar laut. Namun kedalaman laut tidak sampai dalam dan hanya dangkal. Snorkeling ini menggunakan kacamata renang, pelampung, sepatu katak, selang oksigen, dan sebagainya. Nah kali ini anda bisa melakukan snorkeling di daerah Pulau Menjangan, yaitu berada di Pulau Bali.
Berikuta adalah darmaga yang ada di Pulau Menjangan.
Pulau Menjangan ini tidak jauh dari lokasi pelabuhan Gilimanuk. Anda bisa menempuh perjalanan yang tidak terlalu lama, yaitu hanya sekitar 15 kilometer saja dari pelabuhan. Pulau Menjangan ini letaknya di bagian Bali Barat yang berbatasan dengan kabupaten Buleleng dan juga kabupaten Jembrana. Lokasinya sangat strategis dan mudah di jangkau.

Untuk bisa melakukan snorkeling di Pulau Menjangan, Anda bisa menaiki kapal boat untuk sampai pada dermaga Banyuwedang. Perjalanan ini membutuhkan waktu selama 30 sampai dengan 40 menit. Kemudian Anda bisa sampai pada tempat yang Anda tuju.
Berikut adalah keindahan bawah laut yang bisa di nikmati di pulau menjangan.

Bagi teman - teman yang liburan ke Bali jangan lewatkan pengalaman snorkeling melihat indahnya alam bawah laut di pulau menjangan.

Rabu, 19 April 2017

Pantai Nyang Nyang Bali


Pantai Nyang Nyang Bali salah satu pantai pasir putih yang terletak di pulau Bali bagian selatan, tepatnya di Jl. Uluwatu, Br. Dinas Karang Boma, Pecatu, Kuta Badung, Bali. Pantai Nyang Nyang memiliki jarak sangat dekat dengan Pura Uluwatu, salah satu tempat wisata favorit wisatawan domestik saat liburan di pulau Bali.

Pantai Nyang Nyang Uluwatu Bali berada di balik bukit, memiliki pasir putih bersih dan kemiringan pantai sangat landai serta luas. Perlu usaha ekstra dan stamina fit untuk sampai ke bibir pantai. Karena akses jalan yang masih terjal dan kendaraan mobil atau motor belum bisa sampai ke bibir pantai sehingga harus berjalan kaki dari atas tempat parkir kendaraan menuju ke pantai.
Rasa lelah anda akan terbayar setelah anda tiba di bibir pantai, pemandangan laut lepas yang menghubungkan pantai dengan samudera Hindia akan anda jumpai di pantai Nyang Nyang.
Jika anda berencana berlibur ke pantai Nyang Nyang Bali, sebaiknya menggunakan kendaraan dalam kondisi yang masih bagus, karena jalan yang akan anda tempuh adalah jalanan tanah kapur dengan kondisi bebatuan berserakan di jalanan, apalagi di musim hujan akan lebih sulit melewati kondisi jalan yang becek dan licin.Pantai Nyang Nyang kondisinya masih alami, sangat sedikit pengunjung di pantai ini, hanya beberapa wisatawan asing yang menyukai olahraga surfing yang sering datang ke pantai Nyang Nyang.
Pantai Nyang Nyang Uluwatu memang cocok tempat surfing, karena pantai memliki ombak yang cukup besar. Aktifitas yang dapat dilakukan di pantai Nyang Nyang Uluwatu selain berselancar, anda dapat berenang atau sekedar duduk santai sambil memandangi pemandangan laut dengan deburan ombak dan juga anda dapat jalan-jalan diatas pasir putih dengan tekstru sedikit kasar.
Di pantai Nyang Nyang anda dapat menemui beberapa kulit kerang yang bertaburan, sambil melihat keindahan tebing yang berwarna hijau, tampak sangat indah dari kejauhan.

Jumat, 13 November 2015

Liburan Hari ke 2 Nusa Lembongan Bali

Postingan Liburan Hari ke 2 Nusa Lembongan Bali merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya Liburan Hari Pertama Nusa Lembongan Bali.
Kali ini kita akan berbagi pengalaman liburan di lembongan pada hari ke 2. Di hari ke 2 kita berencana mengunjungi objek yang belum kita kunjungi sebelumnya yaitu Mangrove Forest Toure, Panorama Point dan Defile Tear. Karena boat yang kita tumpangi untuk balik ke sanur berangkat jam 4 sore jadi kita gak mau menyia nyiakan waktu untuk menuju ke Hutan Mangrove yang asri, Panorama Point dan Water Blow nusa lembongan yang dikenal dengan Defile Tear. Namun sebelumnya kita breakfest dulu biar lebih bersemangat dan bertenaga. Waktu itu kita jam 8 pagi sudah bangun dan menikmati breakfast yang sudah di siapkan di hotel. Setelah itu tanpa basa basi kita langsung menuju tempat tujuan pertama kita yaitu Mangove Forest Tour.

Mangrove Forest Tour

Selesai breakfast sekitar jam 9 pagi, kami bergegas ke tujuan pertama yaitu Mangrove Forest. Kenapa mangrove forest? Dari beberapa refrensi yang sempat saya baca memang paling bagus berkunjung ke mangrove forest di pagi hari, karena di pagi hari, air dari laut akan naik ke daerah mangrove jadi suasana air di daerah mangrove akan sangat bagus dan airnya juga terlihat jernih. Jadi untuk menikmati keindahan Mangrove Forest di sana kita harus menyewa jasa prahu kecil yang mengantar kita mengelilingi hutan mangrove sekitar 30 menit. 
Jadi satu perahu yang kita tumpangi bisa untuk 2 orang dan maksimal 4 orang. Berikut adalah suasana Mangrove Forest Nusa Lembongan yang begitu asri dan alami. 





Panorama Point
Setelah berkeliling di hutam mangrove kita lanjutkan perjalanan menuju Panorama Point. Panorama point merupakan sebuah spot dengan view desa lembongan yang terletak dipinggir jalan. Disini merupakan spot foto yang sangat bagus. Dimana perpaduan pemandangan yang sangat maksimal. Ada gunung, laut dan perumahan penduduk.


Devil Tear

Setelah menikmati pemandangan di Panorama Point kita lanjutkan perjalanan menuju objek selanjutnya yaitu Devil Tear. Devil Tear adalah water blownya nusa lembongan mirip seperti Water Blow Nusa Dua tapi ini lebih menakjubkan karena ombak dan karangnya lebih besar. Dari sana terlihat pemandangan  hamparang karang dipinggir pantai yang begitu indah







Sebenarnya kami sudah check out dari hotel jam 12 siang, tapi kami minta tolong pada pengurus hotel, agar barang – barang kami dititip dulu di front office. Jadi sebelum jalan-jalan saya sarankan untuk packing dulu barang-barangnya, untuk jaga-jaga aja sih sebenarnya.
Dan sekitar jam 3 sore kami bergegas dari hotel menuju ke pelabuhan yaitu pantai jungut batu. Untuk motor sewaan yang kita pakai diparkir di pelabuan jungut batu saja nanti pemilik motor akan mengambilnya, sedangkan untuk kunci motornya biarkan nyangkut dimotor atau taruh di kolong bawah stang bagi motor yang ada kolongnya, dijamin amam tak ada curanmor disana... :D

Rasanya tak rela sekali, untuk meninggalkan pulau ini dan menyadari waktu liburan kami sudah habis dan kamipun siap - siap naik boat menuju sanur.
Sekian dulu cerita liburan kali ini semoga bermanfaat.. :)